Tampilkan postingan dengan label 801 GERAK AIR ALUT. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label 801 GERAK AIR ALUT. Tampilkan semua postingan

Senin, 28 Mei 2018

OMBAK


Ombak adalah gelombang permukaan. Gelombang permukaan adalah fenomena yang kita temui ketika mengamati permukaan air laut. Faktor yang menyebabkan terjadinya ombak adalah hembusan angin, disamping itu ada pula faktor lain yaitu pasang naik dan pasang surut air laut.





Jumat, 11 Maret 2011

JEPANG DILULUHLANTAKKAN TSUNAMI

GELOMBANG pasang air laut atau tsunami setinggi 10 meter yang menghantam pantai timur Jepang Jumat , 11 Maret 2011. Tsunami tersebut dipicu gempa bawah laut berkekuatan 9,0 skala Richter (SR) sekitar 130 km dari lepas pantai itu menggenangi dan merusak areal pertanian sangat luas di utara Jepang.
Gempa terdahsyat selama 140 tahun terakhir itu memicu peringatan tsunami di sebagian besar cekungan Pasifik. Sedikitnya 50 kawasan terancam menerima terjangan tsunami, termasuk Indonesia bagian timur.
. Titik pusat gempa berada di kedalaman laut 24 km sekitar 130 km timur Sendai, Honshu, atau 373 km dari Tokyo. Tsunami 10 meter menerjang kota pelabuhan Sendai dan menghancurkan banyak bangunan.

Tsunami juga menerjang Kota Sendai di bagian utara Jepang, dan menewaskan hampir 10.000 orang dan masih banyak lagi yang dinyatakan hilang. Diperkirakan, jumlah korban tewas akan terus bertambah.
Gempa berkekuatan 9,0 skala Richter itu juga menyebabkan kebakaran dan kepanikan di sejumlah wilayah .
Sebagai dampak gempa 8,9 skala Richter (SR) itu, gempa tersebut meluluhlantakkan Kota Sendai, Perfektur Miyagi, sekitar 300 km timur laut Tokyo. Kebakaran melanda banyak bangunan di kota itu. Bandara Sendai juga rusak parah akibat hantaman tsunami setinggi 10 meter.
Electric Power Development (J-Power)telah menghentikan operasi pembangkit tenaga panas bumi (geothermal) Isogo di Yokohama. Lalu, kebakaran besar melanda kilang minyak milik Cosmo Oil Co di Chiba, timur Tokyo. JX Nippon Oil & Energy Corp., perusahaan kilang minyak terkemuka Jepang, telah menghentikan operasi tiga kilang minyak di Sendai, Kashima, dan Negishi. Sedangkan Tonengeneral menutup unit utama kilang minyaknya di Kawasaki.


Gelombang Tsunami menyapu sepanjang pantai Iwanuma di Jepang bagian utara.


Bandara Sendai ketika dilanda tsunami. Tampak asap dari api yang membakar bagian dari bandara


Gelombang Tsunami menerjang kawasan perumahan di Natori, Miyagi, Jepang


Terjadi kebakaran akibat gempa di sekitar sungai Natori


Pusaran air pascatsunami di Jepang.





Rabu, 27 Oktober 2010

Tsunami

Menurut Wikipedia , Tsunami (bahasa Jepang: tsu = pelabuhan, nami = gelombang, secara harafiah berarti "ombak besar di pelabuhan") adalah perpindahan badan air yang disebabkan oleh perubahan permukaan laut secara vertikal dengan tiba-tiba. Perubahan permukaan laut tersebut bisa disebabkan oleh gempa bumi yang berpusat di bawah laut, letusan gunung berapi bawah laut, longsor bawah laut, atau atau hantaman meteor di laut. Gelombang tsunami dapat merambat ke segala arah. Tenaga yang dikandung dalam gelombang tsunami adalah tetap terhadap fungsi ketinggian dan kelajuannya. Di laut dalam, gelombang tsunami dapat merambat dengan kecepatan 500-1000 km per jam. Setara dengan kecepatan pesawat terbang. Ketinggian gelombang di laut dalam hanya sekitar 1 meter. Dengan demikian, laju gelombang tidak terasa oleh kapal yang sedang berada di tengah laut. Ketika mendekati pantai, kecepatan gelombang tsunami menurun hingga sekitar 30 km per jam, namun ketinggiannya sudah meningkat hingga mencapai puluhan meter. Hantaman gelombang Tsunami bisa masuk hingga puluhan kilometer dari bibir pantai. Kerusakan dan korban jiwa yang terjadi karena Tsunami bisa diakibatkan karena hantaman air maupun material yang terbawa oleh aliran gelombang tsunami.
Dampak negatif yang diakibatkan tsunami adalah merusak apa saja yang dilaluinya. Bangunan, tumbuh-tumbuhan, dan mengakibatkan korban jiwa manusia serta menyebabkan genangan, pencemaran air asin lahan pertanian, tanah, dan air bersih.
Wilayah di sekeliling Samudra Pasifik memiliki Pacific Tsunami Warning Centre (PTWC) yang mengeluarkan peringatan jika terdapat ancaman tsunami pada wilayah ini. Wilayah di sekeliling Samudera Hindia sedang membangun Indian Ocean Tsunami Warning System (IOTWS) yang akan berpusat di Indonesia.
Bukti-bukti historis menunjukkan bahwa megatsunami mungkin saja terjadi, yang menyebabkan beberapa pulau dapat tenggelam

Tsunami di Aceh

Tsunami di Aceh terjadi pada tanggal 26 Desember 2004. Tsunami ini disebabkan oleh gempa bumi tektonik berkekuatan 8,5 SR yang berpusat di Samudra India (2,9 LU dan 95,6 BT di kedalaman 20 km (di laut berjarak sekitar 149 km selatan kota Meulaboh, Nanggroe Aceh Darussalam). Gempa itu disertai gelombang pasang (Tsunami) yang menyapu beberapa wilayah lepas pantai di Indonesia (Aceh dan Sumatera Utara), Sri Langka, India, Bangladesh, Malaysia, Maladewa dan Thailand.

Jumlah korban tewas di Asia Tenggara, Asia Selatan, dan Afrika Timur yang sebenarnya tidak akan pernah bisa diketahui, diperkirakan sedikitnya 150.000 orang. PBB memperkirakan sebagian besar dari korban tewas tambahan berada di Indonesia. Pasalnya, sebagian besar bantuan kemanusiaan terhambat masuk karena masih banyak daerah yang terisolir.
Menurut kantor berita Reuters, jumlah korban Tsunami diperkirakan sebanyak 168.183 jiwa dengan korban paling banyak diderita Indonesia, 115.229 . Sedangkan total luka-luka sebanyak 124.057 orang,

Tsunami di Mentawai

Semenjak hari Senin, 25 Okt 2010, Mentawai diguncang gempa beruntun yang tak henti - hentinya yang diawali Senin sekitar jam 10 malam dengan kekuatan 7.2 SR. Badan Meteorologi,Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa 5,4 SR terjadi di kawasan itu.Gempa itu terjadi Selasa (26/10/2010), sekitar pukul 18.33 WIB, berlokasi 42 km selatan Sipura Mentawai, Sumbar, dengan kedalaman 13 km.Sedang sebelumnya, pada pukul 17.51 WIB, gempa 5,6 SR terjadi di 96 km barat daya Pagai Selatan, Mentawai. Kedalaman gempa sekitar 10 km.


Korban jiwa gempa 7,2 Skala Richter yang mengakibatkan gelombang tsunami setinggi di Mentawai, Sumatera Barat, terus bertambah. Kini, laporan korban tewas sudah menembus angka 300 orang lebih. Korban gempa dan tsunami Mentawai meninggal 311 orang.Sebanyak 460 orang hilang, tambah Andi. Kemarin juga disebutkan, bangunan-bangunan gedung dan infrastruktur juga luluh lantak.

Jumat, 26 Maret 2010

PASANG NAIK DAN PASANG SURUT


Pasang adalah naik turunnya permukaan air laut. Apabila permukaan air laut naik disebut pasang naik, sedangkan apabila permukaan air laut turun disebut pasang surut. Pasang tersebut disebabkan oleh gaya tarik (gravitasi) bulan dan matahari. Kekuatan gaya tarik bulan lebih besar dibandingkan dengan gaya tarik matahari karena letak bulan lebih dekat dibandingkan dengan matahari walaupun ukurannya lebih kecil . Matahari, walaupun ukurannya sangat besar tetapi karena letaknya sangat jauh maka gaya gravitasinya kecil. Gaya gravitasi menghasilkan air laut tertarik ke arah matahari dan bulan menghasilkan dua tonjolan. Lintang dari tonjolan pasang surut ditentukan oleh deklinasi yaitu sudut antara sumbu rotasi bumi dan bidang orbital bulan dan matahari.
Ada dua macam pasang laut yaitu :


1. Pasang Purnama. Pasang ini terjadi ketika bulan purnama dan bulan baru. Hal ini terjadi ketika posisi bumi, bulan, dan matahari berada dalam satu garis lurus. Pasang ini merupakan pasang naik yang sangat tinggi dan pasang surut yang sangat rendah,
2. Pasang Perbani. Pasang ini terjadi ketika posisi bumi, bulan, dan matahari membentuk sudut tegak lurus. Pasang ini menghasilkan pasang naik yang rendah dan pasang surut yang tinggi. Pasang perbani terjadi pada saat bulan seperempat dan tigaperempat.


Periode pasang yaitu waktu antara puncak pasang ke puncak pasang berikutnya. Panjang periode pasang bervariasi antara 12 jam 25 menit hingga 24 jam 50 menit.
Pasang mengakibatkan arus pusaran yang dikenal dengan arus pasang
Gambar paling bawah adalah akibat dari pasang naik air laut yang terjadi di Muara Baru Jakarta Utara beberapa waktu yang lalu.

Disarikan dari beberapa sumber.

Rabu, 17 Maret 2010

ARUS LAUT


Arus laut adalah gerak massa air laut dari tempat yang satu ke tempat yang lain. Arus laut tidak ubahnya seperti arus sungai yang selalu bergerak. Arus laut disebabkan oleh perbedaan suhu, angin, dan perbedaan kadar garam. Perbedaan suhu air laut disebabkan oleh pancaran sinar matahari. Wilayah laut yang terkena sinar matahari akan menjadi lebih panas dibandingkan wilayah yang tidak terkena sinar matahari. Perpindahan massa air panas juga mengakibatkan perubahan suhu udara di atasnya dan mengubah sifat-sifat fisik udara. Sedangkan angin disebabkan oleh tekanan udara yang berbeda. Tekanan udara akan mengalir dari daerah yang bertekanan tinggi bergerak ke daerah yang bertekanan rendah. Tekanan udara yang berbeda juga disebabkan oleh pancaran sinar matahari. Wilayah yang terkena sinar matahari tekanan udaranya berkurang, kekurangan tersebut diisi oleh udara yang bertekanan tinggi, maka terjadilah angin.
Arus laut di permukaan digerakkan oleh dua system angin . Di dekat katulistiwa (tropis) angin passat menggerakkan permukaan air kearah barat, sedangkan di daerah sedang (sub tropis) angin barat menggerakkan permukaan air laut kea rah timur. Akibatnya di samudera-samudera akan ditemukan gerakan permukaan air laut yang membundar. Di belahan bumi utara angin membangkitkan arus laut yang bergerak searah jarum jam , sementara itu di belahan bumi selatan arus laut bergerak berlawanan dengan jarum jam. Arus permukaan dapat juga digerakkan oleh pasang surut air laut yang disebabkan oleh gaya tarik bulan dan matahari.
Arus laut di kedalaman digerakkan oleh perbedaan densitas massa air laut. Densitas massa air laut itu disebabkan oleh perbedaan suhu dan kadar garam. Perbedaan densitas air laut ini menyebabkan gerakan vertikal dan menciptakan gerakan air laut dalam yang bergerak melintasi samudera secara perlahan.
Salah satu penyebab densitas air laut ini adalah suhu yang disebabkan pancaran sinar matahari, maka dengan terjadinya perubahan letak posisi matahari terhadap muka bumi maka terjadi perubahan arus laut. Hal ini menyebabkan perubahan cuaca dan iklim di bumi. Di daerah katulistiwa termasuk laut yang bersuhu panas walaupun terjadi pergantian siang dan malam. Dalam gerakan matahari dalam satu tahun ketika matahari berada di atas garis balik utara yang menyebabkan belahan bumi utara mengalami musim panas dan belahan bumi selatan mengalami musim dingin, atau sebaliknya. Hal tersebut dapat menyebabkan perubahan arus laut.

Disamping faktor-faktor di atas arus laut dipengaruhi oleh gravitasi bumi, gerak rotasi bumi, konfigurasi benua dan topografi dasar laut.
Arus laut, baik yang di permukaan maupun di kedalaman, berperan dalam iklim di Bumi dengan cara menggerakkan air dingin dari kutub ke daerah tropis dan sebaliknya. Sistem arus global yang mempengaruhi iklim di Bumi ini biasa disebut sebagai "Great Ocean Conveyor Belt" atau dalam bahasa Indonesia biasa menyebut sebagai "Sabuk Arus Laut Dunia".

Minggu, 17 Januari 2010

OMBAK



Ombak adalah gerak air laut yang disebabkan oleh angin. Semakin besar angin bertiup semakin besar ombak yang terjadi. Ombak merupakan gelombang yang memecah pantai. Sedangkan gelombang bergerak naik turun di tengah laut. Apabila tekanan udara di daratan Asia jauh lebih tinggi atau jauh berbeda dengan tekanan di daratan Australia maka angin barat yang bertiup di Indonesia semakin kencang. Tiupan angin yang kencang menyebabkan ombak dan gelombang yang terjadi akan semakin besar.

Di Indonesia ombak besar biasa terjadi pada tiupan angin barat. Hampir seluruh wilayah laut Indonesia berombak besar misalnya : laut Jawa, Selat Sunda, Selat Karimata, Laut Flores, Selat Makassar, dan Samudera Hindia. Hal itu terjadi pada waktu musim penghujan atau monsoon. Pada puncaknya terjadi pada bulan Januari hingga Pebruari. Pada bulan-bulan itu gelombang bisa terjadi sampai 5 meter. Apabila terjadi gelombang tinggi maka hal dapat membahayakan pelayaran, terutama kapal-kapal yang berukuran kecil.




Akibat ombak besar tersebut menyulitkan para nelayan. Pada bulan itu nelayan tidak dapat melaut, sehingga kehidupan mereka mejadi sulit karena tidak dapat mencari makan Banyak peristiwa nelayan tenggelam di laut sedang mencari ikan. Mereka terpaksa melaut karena harus menyambung hidup. Contohnya : nelayan Rembang tenggelam di Laut dekat P. Bawean, nelayan Gresik tenggelam di dekat perairan Ujung Pangkah ketika pulang mancari ikan di perairan Masalembo, karena di hantam ombak. Pada bulan-bulan ini banyak nelayan memilih tidak melaut. Hari-hari itu digunakan nelayan untuk memperbaiki perahu atau jaring yang rusak.


Kapal-kapal banyak juga yang tidak berani bersandar ke dermaga karena takut menghantam dermaga sehingga bisa merusak dermaga maupun kapal itu sendiri. Kapal melego jangkar sejauh 200 meter dari dermaga, sehingga banyak penumpang terlantar di pelabuhan. Hal itu terjadi di pelabuhan Bau-bau di Sulawesi Tenggara.



Kecelakaan di laut pada bidang transportasi banyak juga terjadi karena disebabkan oleh ombak besar Contohnya kecelakaan yang dialami oleh KM Senopati Nusantara di Laut Jawa yang memakan banyak korban. Ada juga kapal kandas karena dihantam ombak sehingga kapal terhempas ke pantai.. Hal itu terjadi di pelabuhan Tegal, Jawa Tengah.



Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) memperingatkan kapal-kapal agar berhati-hati dalam pelayarannya. Dan kalau perlu melarang kapal berlayar apabila cuaca sedang buruk. Syahbandar pelabuhan Padang Bai, Bali terpaksa mengeluarkan peraturan buka tutup karena ombak di selat Lombok masih besar. Sehingga antrian truck pengangkut sembako sangat panjang tertahan di Bali. Apabila angin tidak segera mereda maka kerugian pengusaha yang diderita akan semakin besar karena barang-barang yang diangkut membusuk.

Ombak juga menyebabkan erosi. Erosi yang disebabkan oleh ombak dinamakan abrasi. Contoh : sebuah pura di Tanah Lot, Bali yang terancam oleh abrasi. Dengan bantuan dana dari pemerintah Jepang , pemerintah RI memperbaiki kondisi sekitar pura. Di samping itu usaha pelestarian hutan bakau dan penanaman hutan bakau kembali (reboisasi) hutan-hutan bakau yang rusak. Selain itu perlu disosialisasikan pentingnya hutan bakau bagi kelangsungan habitat pantai. Oleh sebab itu kita harus menjaga dari perusakan hutan bakau .