Tampilkan postingan dengan label 91 Fungsi Kapal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label 91 Fungsi Kapal. Tampilkan semua postingan

Jumat, 12 Juni 2009

Kapal Baruna Jaya





Kapal ini digunakan untuk penelitian (research) kelautan. Oleh sebab itu di dalam kapal dilengkapi dengan laboratorium untuk penelitian tentang biota laut, arus air, salinitas air laut dan sebaginya. Dalam bulan Mei 2009 kapal ini digunakan untuk penelitian di selat Makasar dan teluk Toli-toli.
Nama Baruna diambil dari nama Dewa dalam dongeng Jawa dan mytologi Hindhu yang berarti Dewa Laut (Varuna).

Jumat, 22 Mei 2009

KRI Dr Soeharso- 990, Rumah Sakit Terapung Satu-satunya di Asia Tenggara


Kapal KRI Dr Soeharso 990 adalah satu-satunya rumah sakit terapung milik TNI-AL satu-satunya di Indonesia dan satu-satunya pula di Asia Tenggara.
KRI Dr Soeharso 990 mempunyai panjang 122 meter, bobot saat kosong 11.394 ton, daya angkut 11.300 ton dan berkecepatan maks. 15 knot. Rumah sakit terapung dalam bentuk dok terapung memudahkan masuknya pasien ke dalam kapal dengan kapal kecil. KRI Dr Soeharso 990 terdiri dari lima lantai. Lantai dua kapal terdiri dari ruang-ruang yang merupakan bangsal dan kamar isolasi serta ruang untuk rapat para kru dan kamar-kamar kru. Lantai tiga terdiri atas fasilitas perawatan rumah sakit. Lantai empat dan lima merupakan kamar-kamar kru, ruang pertemuan dan fasilitas operasional kapal. Di atasnya lagi adalah ruang kemudi dan nakhoda.
Sebagai kapal rumah sakit telah disediakan satu ruang UGD, tiga ruang bedah, enam ruang poliklinik, 14 ruang penunjang klinik, dua ruang perawatan dengan kapasitas masing-masing 20 tempat tidur. Penempatan ruang tersebut sangat berguna untuk operasi di daerah-daerah perang. Pada saat damai kapal tersebut digunakan untuk bakti sosial.
Rumah sakit terapung ini mampu untuk melakukan berbagai aktifitas medis, baik pengobatan maupun praktik operasi besar.
Pada saat melakukan misi Surya Bhsakara Jaya bulan Desember 2008 RS terapung ini melakukan operasi pengangkatan tumor seberat 2,5 kg dari seorang pasien yang berasal dari NTT. Kapal KRI Dr Soeharso 990 mempunyai awak 75 orang awak buah kapal dan 65 staf medis yang siaga setiap saat. KRI Dr Soeharso 990 mampu menampung 40-100 pasien rawat inap. Dalam keadaan darurat, dapat menampung 400 personel dan sekitar 3.000 penumpang.
Disamping itu KRI Dr Soeharso  990 bisa berguna maksimal ketika terjadi serangan senjata kimia dan biologi di daratan. Evakuasi serta karantina bisa efektif dilakukan karena kapal bisa diisolasi di lautan. Kapal tersebut juga bisa digunakan untuk mengisolasi pasien dari penyakit menular dan berpotensi menyebabkan pandemi seperti flu burung dan flu babi. Kapal tersebut dahulu bernama KRI Tanjung Dalpele di buat di Korea Selatan dan tiba di Indonesia pada bulan September 2003 yang beroperasi sebagai kapal bantu angkut personel. Sejak tanggal 17 September 2007 kapal tersebut barganti fungsi menjadi rumah sakit terapung dan berganti nama menjadi KRI Dr Soeharso 990.

Kamis, 07 Mei 2009

Floating Market (Pasar Terapung)

Floating market on the Barito river,Banjarmasin, South Borneo, Indonesia.



Traditional merchant sell and buy on the boat.

Gambar-gambar ini menunjukkan penggunaan atau fungsi kapal yang digunakan sebagai kapal dagang. Hal tersebut merupakan sisa-sisa model perdagangan yang telah dilakukan oleh nenek moyang bangsa Indonesia sejak jaman purbakala.




Mereka berjualan dan membeli barang-barang kebutuhan di atas kapal. Gambar di atas diambil di sungai Barito, Kalimantan Selatan. Dan perdagangan semacam itu sekarang masih banyak terjadi, terutama di daerah-daerah Sumatera dan Kalimantan yang sungainya masih memungkinkan untuk dilayari dengan kapal-kapal kecil maupun besar.

Minggu, 05 April 2009

FUNGSI KAPAL


Fungsi utama kapal atau perahu adalah sebagai alat transportasi. Sarana transportasi dengan menggunakan kapal adalah alat transportasi yang sangat murah dibandingkan sarana transportasi yang lain. Laut adalah sarana transportasi yang sudah disediakan oleh alam. Manusia tinggal membuat dermaga di pelabuhan-pelabuhan .Dibandingkan dengan membuat jalan raya maka laut merupakan prasarana transportasi yang tidak memerlukan biaya. Daya angkut kapal pun sangat besar sekali. Memang kalau dibandingkan dengan pesawat terbang masih kalah cepat, tetapi daya angkut kapal terbang masih sedikit dibandingkan dengan kapal laut. Di samping sebagai sarana transportasi fungsi kapal adalah antara lain : kapal penangkap ikan atau kapal pukat, kapal dagang, kapal barang, kapal perang, kapal ekspedisi untuk penelitian dan lain sebagainya.


KAPAL PUKAT



Kapal pukat adalah kapal yang digunakan untuk menangkap ikan di laut. Bentuk dan ukuran kapal pukat beragam. Alat yang digunakanpun juga bermacam-macam. Mulai dari yang sederhana sampai yang modern. Bahkan ada kapal pukat yang hasil tangkapannya langsung diolah didalam kapal itu sendiri. Nelayan nelayan tradisional Indonesia kebanyakan masih menggunakan kapal pukat yang sederhana. Wilayah tangkapannya tidak jauh dari pantai. Ada kalanya nelayan-nelayan tradisional itu bentrok dengan nelayan dari daerah lain karena wilayah tangkapannya di datangi oleh nelayan dari dari daerah lain.
Alat penangkap ikan mengunakan jaring. Pukat Harimau dilarang oleh pemerintah karena banyak merugikan nelayan tradisional. Pukat Harimau (trawl) adalah pukat yang mulut jaringnya lebar karena menggunakan bingkai dan diseret oleh kapal yang berkekuatan besar. Ikan-ikan yang tertangkap terdiri dari segala macam ukuran, ada yang kecil sampai yang paling besar bisa masuk ke dalam pukat Harimau. Padahal ikan-ikan yang kecil yang masih dalam pertumbuhan dan belum layak dikonsumsi hanyalah di buang lagi ke luat. Di samping itu pukat harimau merusak habitat ikan, sehinga populasi ikan menjadi lebih sedikit.

KAPAL PENUMPANG.

Kapal penumpang adalah kapal yang digunakan untuk mengangkut orang. Ada juga kapal penumpang yang digunakan yang disamping untuk mengangkut orang juga digunakan untuk mengangkut barang. Kapal penumpang dibuat khusus karena untuk menjaga keselamatan dan kenyamanan penumpang. Banyak sekali kecelakaan-kecelakaan di laut yang disebabkan hantaman ombak yang besar. Keselamatan penumpang harus diutamakan. Maka sarana untuk penyelamatan manusia harus sesuai dengan jumlah penumpang yang diangkut.Contoh misalnya kapal KM Kambuna yang tenggelam di perairan Masalembo, banyak korban manusia karena kurangnya alat-alat keselamatan.
Sebelum adanya angkutan udara yang murah yaitu antara tahun 1880 sampai 1960-an orang-orang kaya Amerika dan Eropa menggunakan kapal penumpang yang sangat mewah. Kapal ini setiap kelas mempunyai ruang untuk merokok, kolam renang, bar dan ruang makan tersendiri. Ruang duduk utama hanya untuk penumpang kelas satu. Tempat duduk di meja kapten diartikan sebagai penghormatan untuk orang-orang kaya dan paling terkenal.
Kapal-kapal mewah tahun 1930 antara lain Queen Mary dan Queen Elizabeth milik Inggris dan Normandie milik Perancis. Kapal mewah yang terkenal adalah Titanic, tetapi tenggelam di Samudera Atlantik dalam pelayaran perdananya.


Gambar di samping menunjukkan kapal Oasis of The Sea sedang dibangun.
Pada saat ini kapal penumpang terbesar di dunia adalah Oasis of The Sea yang sedang dibangun di galangan kapal di Florida, Amerika Serikat. Berat kapal 140.000 ton dan mampu mengangkut penumpang 6.300 orang sekaligus. Kapal tersebut berlantai 26 dan mempunyai kolam renang yang mampu menampung air sebanyak 500 ton air. Kapal ini juga dilengakpi taman outdoor dengan tumbuh-tumbuhan alami yang ditanam di tanah asli seberat 400 ton. Oasis of The Sea dibuat oleh galangan kapal Royal Caribbean Engineers di Amerika Serikat.


KAPAL DAGANG

Kapal dagang disebut juga kapal niaga. Pada waktu dulu perniagaan memang betul-betul dilakukan di atas kapal. Gambar di samping kanan adalah kapal dagang VOC dari kerajaan Belanda. Sampai sekarangpun di Indonesia masih ada kapal atau perahu yang digunakan untuk berdagang, misalnya pedagang-pedagang yang ada di Sungai Mesuji, Sungai Musi, Sungai Batanghari dan Sungai Kapuas.Kota tua Indonesia yang terletak di antara dua buah sungai yaitu Candrabagha (Baghasasi, Bekasi sekarang) dan Golmaty merupakan pusat perdagangan laut yang sangat ramai.
Kapal dagang tenaga angin yang tercepat di dunia yang pernah dibuat manusia adalah jenis Clipper.

Kapal ini membawa barang muatan ke tempat yang jauh dalam waktu sesingkat mungkin. Di antara jenis ini yang terkenal adalah Cutty Shark yang sekarang tersimpan di dok kering di kota Greenwich, London. Gambar di samping adalah kapal Cutty Shark. Kapal ini pernah menempuh perjalanan dari Australia ke Inggris dalam waktu 72 hari. Cutty Shark mengangkut teh dari Cina dan mengangkut wol dari Australia.
Lambung clipper sangat ramping, mampu membelah lautan dengan kecepatan penuh. tetapi, jumlah muatan yang diangkutnya sedikit, dan kapal ini hanya bergantung pada angin. Masa kejayaan Clipper antara tahun 1840 sampai 1880. Pada masa itu kapal uap yang baru muncul tidak bisa menandingi kecepatan clipper.
Pada jaman sekarang kapal dagang semacam ini sudah boleh dibilang tidak ada, hanya bekas-bekasnya saja yang terdapat di sungai-sungai yang disebutkan di atas.Fungsi kapal sekarang hanya membawa muatan barang yang disebut kapal barang.


KAPAL BARANG.


Kapal barang adalah kapal yang dibangun khusus untuk muatan barang. Sekarang terdapat banyak kapal barang yang sangat khusus sifatnya. Misalnya kapal pengangkut mobil yang digunakan untuk mengangkut mobil dalam keadaan built up (jadi), dari negara produsen ke negara-negara tujuan. Kapal peti kemas digunakan untuk mengangkut barang-barang yang dimasukkan dalam peti.Barang-barang tersebut misalnya tekstil, kayu olahan, barang-barang kerajian, hasil-hasil pertanian dan sebagianya.Kapal tanker digunakan untuk mengakut minyak, gas dan barang cair. Kapal pengangkut pupuk curah digunakann untuk mengangkut pupuk yang belum di bungkus dalam kantong. Kapal ini dapat memuat dan menurunkan sendiri muatannya.
Pada abad 19 orang membuat kapal layar super cepat untuk mengangkut rempah-rempah dari Asia Tenggara dan India ke Eropa atau memuat wol dari Australia dan Amerika.
Masa depan angkutan laut dengan kapal barang merupakan sarana angkutan yang tetap bagus, sebab sarana ini merupakan sarana angkutan yang paling murah.

KAPAL TANKER.

Kapal tanker dirancang khusus untuk mengangkut bahan baku di luar angkutan barang. Kapal tanker biasanya digunakan untuk mengangkut minyak mentah, minyak bensin, minyak solar, bahan gas, dan minyak kelapa sawit.



Gambar di samping adalah kapal tanker "Clipper Hebe" yang mengangkut gas yang dicairkan LPG (Liquid Petroleum Gas) atau LNG (Liquid Natural Gas).
Minyak mentah adalah sumber energi yang vital. Setiap negara maju di dunia tergantung pada minyak. Minyak digunakan untuk bahan bakar pada pembangkit listrik, dan disuling untuk semua jenis kendaraan.
Sejak tahun 1960-an kebutuhan dunia akan minyak menjadi tinggi mendorong dibuatnya super tanker. Supertanker yang dapat memuat lebih 200.000 ton minyak mentah disebut pengangkut minyak mentah sangat besar atau very large cruide carrier (VLCC) dan apabila dapat mengangkut lebih dari 300.000 ton- sama dengan 2 juta barrel minyak mentah - disebut pengangkut minyak mentah ultra besar atau ultra large cruide carrier (ULCC).
Kapal supertanker memerlukan keahlian tinggi untuk mengendalikan kapalnya yang besar. Kapal minyak mempunyai lingkar belok yang sangat besar dan bereaksi sangat lamban terhadap perubahan arah. Bahkan pada kecepatan 8 knot,ia memerlukan jarak 2 km untuk berhenti. Komputer pada kapal membantu navigasi dan mengurangi resiko bertabrakan dengan kapal lain. Supertanker yang terbesar di dunia adalah Jahre Viking yang panjangnya 485 m dan lebar 69 m, berbobot 565.000 ton.



KAPAL PENJELAJAH.

Kapal penjelajah adalah kapal yang dibuat untuk pelayaran dalam jangka waktu yang lama untuk menelusuri / mencari daerah-daerah baru. Contoh kapal penjelajah adalah kapal yang dipakai oleh Christophorus Columbus (1451-1506).

Gambar di samping adalah gambar Christophorus Columbus yang terkenal itu.
Columbus menggunakan kapal Nina sebagai kapal komando dan diikuti oleh dua kapal lainnya.Dia yakin dapat mencapai Asia dengan berlayar ke arah barat. Pendapatnya bertentangan dengan pendapat umum pada waktu itu. Columbus membujuk raja Spanyol untuk membiayai perjalanan tersebut. Akhirnya Columbus menemukan benua Amerika. Ia berangkat dari Spanyol pada tanggal 3 Agustus 1942 dengan 3 buah kapal. Ia mendarat di pulau Wetling di kepulauan Bahama tanggal 12 Oktober 1942. Ia mengunjungi Kuba dan Haiti sebelum kembali ke Spanyol.

Gambar di samping adalah gambar kapal yang dipakai oleh Columbus yaitu Nina, Pinta dan Santa Maria dalam penjelajahannya dari Eropa ke arah barat.
Vasco da Gama (1469-1524) seorang penjelajah lautan dan orang pertama yang berlayar dari Eropa mengelilingi Afrika ke Negeri Timur. Pelaut Portugis ini memulai perjalanannya pada tahun 1497, ia mengelingi Tanjung Harapan dan terus ke Afrika Timur . Kemudian terus berlayar sampai ke India dan mencapai Calcutta (India) bulan Mei 1498. Ia membuka jalur perdagangan ke India Timur (sebutan Indonesia pada waktu dulu) dan memperluas wilayah jajahan Portugis.
Fernando de Magelhaes (1480-1521) adalah serang pelaut dan penjelajah Portugis. Setelah mengadakan pelayaran ke India dan Afrika 1519 ia berangkat dari Spanyol dengan lima buah kapal menuju ke arah barat untuk menemukan jalan laut ke Indonesia. Ia mengelilingi Amerika Selatan dan mencapai Filipina, tetapi terbunuh pada tahun 1521. Salah satu kapalnya kembali ke Spanyol dalam tahun 1522. Dengan demikian kapal ini menyelesaikan pelayaran keliling dunia yang pertama.

Gambar di samping adalah kapal induk Amerika Nimitz sedang berlayar di tengah lautan bebas.
Dalam pelayaran modern yang terkenal sebagai kapal penjelajah adalah kapal induk Amerika Enterprise dengan bahan bakar nuklir.Sekali mengisi bahan bakar dapat menempuh perjalanan 2.000.000 kilometer.

KAPAL PERANG

Kapal perang adalah kapal laut yang digunakan untuk bertempur. Ukurannya ada berbagai macam. Mulai dari kapal patroli sungai yang kecil, fregat, sampai kapal penjelajah dan kapal induk yang besar yang lazimnya menjadi kapal pembawa bendera angkatan laut negara-negara modern.