Rabu, 27 April 2016

MANDI DI LAUT

Anak-anak nelayan sedang mengisi waktu dengan mandi  di laut bersama kawan -kawan sehabis pulang sekolah.

Kamis, 11 Juli 2013

Penyu Tempayan



Kingdom : Animalia
Sub Kingdom : Metazoa
Phylum Chordata
Sub Phylum : Vertebrata
Class : Reptilia
Sub Class : Anapsida
Ordo : Testudinata
Sub Ordo : Cryptodira,
Family : Cheloniidae,
Genus : Caretta
Spesies : Caretta caretta

Penyu tempayan (Caretta caretta)Disebut dalam bahasa Inggris Loggerhead  sea turtle. Warna karapasnya (cangkang atas) coklat kemerahan, kepalanya yang besar dan paruh yang bertumpuk (overlap) salah satu ciri mengenali penyu tempayan. Disamping itu terdapat lima buah sisik di kepala bagian depan (prefrontal), umumnya terdapat empat pasang sisik coastal. Lima buah sisik vertebral. Plastron (bagian bawah) berwarna coklat muda sampai kuning. Penyu Tempayan ditemukan di Samudera Atlantik, Samudera Pasifik, Samudera Hindia, dan Laut Mediterania. Sebagian besar bertelur di daerah sub-tropis. Kadang-kadang ditemukan di perairan Indonesia namun tidak ditemukan bertelur di sini. Penyu Tempayan jantan mempunyai ekor dibanding penyu tempayan betina. Plastron jantan lebih pendek dari pada betina.
Penyu Tempayan memiliki tingkat reproduksi rendah, betina meletakkan rata-rata empat sarang  telur dan kemudian menjadi diam, tidak memproduksi telur untuk dua sampai tiga tahun.  Penyu Tempayan mencapai kematangan seksual dalam 17-33 tahun dan memiliki umur 47-67 tahun.
Penyu Tempayan termasuk jenis carnivora yang umumnya memakan kerang-kerangan yang hidup di dasar laut seperti kerang remis, mimi dan invertebrata lain. Penyu tempayan memiliki rahang yang sangat kuat untuk menghancurkan kulit kerang.