Selasa, 07 April 2009

Kapal Perang Republik Indonesia


Kapal perang RI tidak saja digunakan untuk menjaga kedaulatan hukum Indonesia di laut dari berbagai ancaman, tantangan, dan hambatan baik yang datang dari luar, maupun yang datang dari dalam negeri. Kapal perang TNI-AL juga digunakan sebagai alat untuk memotivasi generasi Indonesia, agar mencintai bahari dan negeri kepulauan ini.
Untuk merangsang anak-anak sekolah agar lebih mencintai laut, Angkatan Laut RI sering mengadakan lomba mengambar kapal perang dan pengenalan laut dean mengajak para siswa berwisata bahari menggunakan kapal perang RI.
gambar di atas adalah para prajurit Angkatan Laut Republik Indonesia sedang menyambut kedatangan KRI Diponegoro di Pangkalan Angkatan Laut Ujung Surabaya.
Jenis-jenis kapal perang yang dimiliki oleh TNI-AL di antaranya :

1. Kapal Perusak Kawal Berpeluru Kendali atau Kapal Perusak Roket (PKR)

Gambar di samping adalah KRI Malahayati.
Dipersiapkan untuk menghadapi serangan udara, sesama kapal atas air maupun kapal selam. Persenjataan kapal antara lain : 1. Peluru Kendali Anti Kapal Atas Air 2. Torpedo Anti Kapal Selam 3. Meriam Anti Pesawat Udara.
Kapal-kapal yang termasuk jenis ini adalah : KRI Fatahillah, KRI Malahayati, KRI Nala.

2. Kapal Perusak Kawal (PK)
Dirancang untuk mengawal iring-iringan kapal angkut dari serangan kapal selam.
Kapal-kapal yang termasuk jenis ini adalah : KRI Martadinata, KRI Samadikun, KRI Ngurah Rai, KRI Monginsidi.

3. Kapal Cepat Roket (KCR)

Gambar di samping adalah KRI Rencong yang sedang menjaga kedaulatan Republik Indonesia di perairan Ambalat.
Dirancang untuk mengintai dan menghancurkan kapal atas air lawan.
Kapal-kapal yang teramsuk jenis KCR adalah : KRI Rencong, KRI Badik, KRI Keris.

4. Kapal Cepat Torpedo (KCT)
Dilengakpi dengan sonar dan torpedo. Digunakan untuk menghancurkan kapal selam lawan.
Kapal-kapal yang termasuk jenis ini adalah : KRI Singa, KRI Ajag.

5. Kapal Buru Ranjau (BR)

Gambar di samping adalah kapal buru atau penyapu ranjau KRI Pulau Rupat.
Dirancang untuk mencari/memburu dan menghancurkan rajnau laut yang dipasang oleh lawan. Dilengkapi dengan sonar yang diletakkan pada kapal selam mini tanpa awak. Kapal selam mini tersebut dikendalikan dari kapal.
Kapal-kapal yang termasuk jenis ini adalah : KRI Pulau Rengat, KRI Pulau Rupat.

6. Kapal Angkut Tank (AT) atau Landing Ship Tank (LST)
Dirancang untuk mengangkut tank dan panser amphibi.
Kapal-kapal yang termasuk jenis ini adalah : KRI Teluk Langsa, KRI Teluk Ratai, KRI Teluk Penyu, KRI Teluk Ende.

7. Kapal Selam (KS)


Kapal-kapal yang termasuk jenis ini adalah : KRI Cakra, KRI Nanggala.















8. Kapal Latih.



Kapal ini digunakan untuk melatih siswa atau taruna.
Kapal yang termasuk jenis ini adalah : KRI Dewaruci, yang merupakan kapal layar bermesin. Mesin digunakan apabila tidak ada angin bertiup.
Kapal KRI Dewaruci mempunyai ukuran panjang 42 m, lebar 10 m dan bobot 810 ton.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar